China Mulai Berusaha Mengakhiri Judi Offshore Di Filipina

China terus melakukan segala upaya untuk mencegah warga negaranya berjudi secara online atau offshore dengan salah satunya adalah dengan mengancam para operatora judi yang berlokasi di Filipina.

Kedutaan Besar China di Filipina merilis peringatan perihal hal tersebut. "Semua bentuk judi yang dilakukan oleh warga negara China termasuk didalamnya judi online, berjudi di luar negeri, membuka casino di luar negeri dengan menargetkan wargan negara China sebagai konsumen utama merupakan tindakan ilegal," tulis pernyataan tersebut.

China Mulai Berusaha Mengakhiri Judi Offshore Di Filipina

Kedutaan Besar China mengklaim bahwa ratusan milian Yuan telah keluar secara ilegal dari China menuju Filipina melalui dana yang berhubungan dengan judi.

Pernyataan tersebut muncul ditengah besarnya kritik mengenai judi melalui internet dan ponsel yang dipublikasikan oleh media di China selama 1 bulan terakhir. Media milik pemerintah China, Xinhua melaporkan bahwa pada Juli, Menteri Keamanan Publik Zhao Kezhi bersumpah akan menghentikan judi online yang melibatkan antara negara yang melibatkan entitas dan warga China menurut ketentuan hukum. Pernyataan tersebut memicu penangkapan besar-besaran terkait lingkaran judi online di China.

Wynn Resort yang berada di Macau mencatatkan penurunan dalam perputaran di meja permainan untuk VIP pada kuartal 2 tahun ini dengan mencatatkan penurunan sebesar 33 persen. Banyak pemain ebsar memilih untuk memindahkan bisnis mereka ke luar negeri seperti Filipina yang dimana judi proxy diizinkan.

Ekonomi Macau sendiri sangat tergantung pada casino dengan 80 persen pendapatan pemerintah berhasil dihasilkan dari

Post a Comment

0 Comments